sebelum islam masuk kedalam kehidupan masyarakat arab. masyrakat arab memiliki beberapa kebiasaan yang telah menjadi hal biasa dalam kehidupan mereka. Abu Daud meriwayatkan dari aisyah Radiyallahu anha, bahwa pernikahan pada zaman jahiliyah ada 4 yaitu:
1. pernikahan secara spontan. seorang laki-laki mengajukan lamaran kepada laki-laki lain yang menjadi wali wanita, lalu dia bisa menikahinya setelah menyerahkan mas kawin seketika itu pula.
2. seorang laki-laki bisa berkata kepada istrinya yang baru suci dari haid "temuilah fulan dan berkumpullah bersamanya!" suaminya tidak mengumpulinya dan sama sekali tidak menyentuhnya sehingga ada kejelasan bahwa istrinya hamil dari orang yang disuruhnya untuk berkumpu. jika sudah jelas maka sang suami boleh mengambil kembali istrinya jika memang dia mengkehendaki hal itu. hal ini dilakukan karena ia menginginkan kelahiran seorang anak yang baik dan pintar. pernikahan sebacan ini disebut dengan pernikahan istibha.
3. pernikahan poliandri, yaitu pernikahan beberapa laki-laki yang jumlahnya tidak mencapi sepuluh ornag, yang semuanya mengumpuli seorang wanita . setelah wanita itu hamil dan melahirkan bayinya, maka selang beberapa hari kemudian dia mengundang semua laki-laki yang berkumpul dengannya, dan mereka tidak bisa menolaknya hingga berkumpul dihadapannya. lalu ia bekata, " kalian sudah mengetahui apa yang sudah terjadi dan kini aku telah melahirkan. bayi ini adalah anakmu wahi fulan". dia bisa menunjuk siapapun yang ia sukai diantara mereka seraya menyebutkan namanya, lalu laki-laki itu bisa mengamvbil bayi tersebut.
4. sekian banyak laki-laki yang mendatangi wanita yang dikehendakinya, yang juga disebut sebgai waniya pelacur. biasanya mereka memasnag bendera khusu didepan pintunya, sebagai tanda bagi laki-laki yang ingin mengumpulinya. jika wanita pelacur itu hamil dan melahirkan anak, dan dia bisa mengundang semua laki-laki yang mengumpulinya. setelag semuanya berkumpul, diselenggarakannya undian, siapa yang mendaptkan undian, maka dia bisa mengambil anak itu dan mengakuinya sebagai anaknya. dia tidak bisa menolak hal itu.
setelah Allah mengutus nabi Muhammad SAW semua bentuk pernikahan ini dihapuskan dan diganti dengan pernikahan yang berasaskan islam.
Sunday, 3 July 2016
Home »
Kajian Islam
» keadaan masyarakat jahiliyah sebelum masuknya agam islam (penikahan masyarakat jahiliyah)
keadaan masyarakat jahiliyah sebelum masuknya agam islam (penikahan masyarakat jahiliyah)
Related Posts:
KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAWrasulullah SAW dilahirkan di tengah keluarga bani hasyim di makkah pada hari senin pagi tanggal 9 Rabiul Awal, permulaan tahun dari peristiwa gajah, dan 40 tahun setelah kekuasaan Kisra Anusyirwan, atau bertepatan dengan tang… Read More
CERUTA BAHASA ARAB : المذياع RADIO هو في الحياة مرفه و منعم و معلم ينبيك ما لا تعلم يطوي بك الدنيا و إنك ها هنا لم تنتقل … Read More
KISAH HALIMAH - IBU SUSUAN NABI MUHAMMAD SAW-" itu terjadi pada masa musim penceklik. tak banyak dari kekayaan kami yang tersisa. aku pergi sambil naik keledai betina, bewarna putih miliki kami da seekor unta yang sudah tua dan tidak bisa diambil air susunya lagi walau … Read More
KISAH NABI MUHAMMAD DI TENGAH-TENGAH BANI SA'Dtradisi yang berjalan di kalangan bangsa arab relatif sudah maju, mereka mencariwanita-wanita yang bisa menyusui anak-anaknya, sebagai langkah untuk menjauhkan anak-anak tersebut dari penyakit yang biasa melanda di daerah yan… Read More
KELUARGA NABI MUHAMMAD SAW ( ABDULLAH)dia adalah seorang bapak Rasullah SAW. ibunya ada fathimah binti amr bin imran bin a'idz bin makhzum bin Yaqzhah bin Murrah. abdullah adalaha nak abdul Muthalib yang paling bagus dan paling dicintai. abdullah inilah yang… Read More
0 comments:
Post a Comment